Rabu, 05 Februari 2014

Rabbil'alamiin (Tuhan Sekalian Alam )



Alam dalam arti luas adalah semua mahluk dari yang sebesar zarrah (Atom) sampai planet dan bintang-bintang terbesar, dari kuman sampai gajah, sampai dengan Arasy. Tetapi dalam arti sempit alam adalh mahluk sebesar manusia dan jin yang ada pada tiang-tiang arasy.

Tiang arasy banyaknya ada 18.000 buah. Pada tiap-tiap tiang ada lampu yang tentunya bukan sembarang lampu. Pada tiap-tiap tiang arasy juga ada alam yang banyaknya 18.000, maka menurut pendapat ini banyaknya semua alam ini adalah; 18.000 X 18.000 = 324.000.000.

Ada juga pendapat lain bahawa tiang arasy bukan 18.000, tetapi 360 buah yang masing-masing besarnya adalah 70.000 kali bumi ini. Di antara tiang yang satu dengan tiang yang lainnya itulah terdapat mahluk yang namanya '' ALAM ''. Banyaknya Wallahua'lam hanya Allah yang mengetahui.

Arasy adalah mahluk yang paling besar dan paling tiggi tempatny terbuat dari Nur Nabi Muhammad SAW. Seandainya bumi dan langit yang 7 lapis akan di taruh di arasy maka akan terlihat seperti 7 buah dirham yang berceceran di tengah padang yang luas.

Di Sekeliling arasy ada 70.000 shap malaikat yang selalu bertasbih memuji kesucian Allah, serta memohon ampun kepada Allah bagi semua orang-orang yang beriman. Karena dulu sebelum Allah menciptakan manusia sebagai khalifah para malaikat berprasangka bahwa manusia akan membuat kerusakan, seperti bangsa jin yang terlebih dahulu di ciptakan.

Di sebabkan oleh prasngka yang demikian itulah maka Allah memerintahkan mereka supaya memohon ampun bagi manusia-manusia yang beriman. Mengambil contoh dari Malaikat-malaikt itu maka hendaknya kita apabila sudah terlanjur berprasangka buruk kepada orang lain kita harus memohonkan ampun dia kepada Allah, dengan harapan supaya kita tidak di giring ke depan pengadilan hari kiamat nanti.

Arasy itu penciptaannya sangat halus, sehingga ia sangat peka merekam dan memotret semua ucapan dan gerak-gerik kita setiap detik. Hasil rekamn itu kadang-kadang di perlihatkan kepada kita di waktu sedang sakaratul maut.Itu sebabnya kita lihat ada orang-orang pada saat sakaratul maut meniru perbuatannya di waktu sehat yang di rekam oleh Arasy.

Arasy itu bercahaya sangat keras, jika di dunia yang paling keras cahayanya adalh Matahari maka cahaya kursi adalah 70 kali cahaya Matahari. Cahaya Arasy 70 kali cahaya kursi. Kemudian cahaya hijab atau dinding Allah yang paling luar 70 kali cahaya Arasy. Hijab yang lebih dalam adalah 70 kali cahaya hijab yang di luarnya. Maka dengan demikian cahaya yang paling terang dan keras cahayanya adalah hijabyang paling dalam.

Allah mempunyai 70 lapis hijab, yang apabila 1 hijab saja di buka dan akan di kumpulkan semua kekuatan mata jin dan manusia pada seseorang, lalu orang itu di suruh memandang Allah, tidak juga akan kuasa memandangnya. Apalagi yang 70 lapis.

Akan tetapi nanti di dalam surga Allah akan tajalli membuka 70 lapis hijabNya dan kita akan memandang kepadanya. Itulah nikmat surga yang paling besar. Firman Allah;
''Bagi orang-orang yang berbuat baik, adalah surga dan tambahan. Dan muka mereka tidak di tutupi  debu hitam dan kehinaan, mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. (QS. YUNUS: 26)
Yang di maksud dengan tambahan adalah memandang Allah, Demikian menurut pendapat para ahli tafsir. (......)

#Tafsir Al-Fatihah


1 komentar: